Mengintip Perayaan Tahun Baru Imlek di 7 Daerah yang Ada di Indonesia

  • Whatsapp

Tahun baru Imlek di Indonesia tidak sekadar dirayakan oleh etnis Tionghoa, melainkan juga warga lainnya. bukan berarti mengikuti serangkaian upacara sembahyang, melainkan turut menikmati atau menonton berbagai pertunjukan yang ditampilkan. Selain itu, bagi Anda yang bukan etnis Tionghoa, tentu juga dapat menikmati promo Imlek yang ditawarkan di berbagai pusat perbelanjaan. Hal ini menunjukkan bahwa perayaan tahun Tionghoa disambut dengan baik oleh berbagai lapisan masyarakat.

Kemeriahan Imlek di Berbagai Daerah

Kemeriahan tahun baru Tionghoa di berbagai daerah, tidak hanya diisi oleh banyak beredarnya promo Imlek, melainkan juga berbagai aktivitas yang menarik banyak perhatian. Berikut ini adalah ulasan kemeriahan Imlek berbagai daerah di Indonesia.

1. Riau

Berbeda dengan kota-kota lain, Tahun Baru Imlek di Riau dirayakan dengan pawai. Suasana meriah pada saat Imlek tidak sekadar dirayakan oleh etnis Tionghoa, melainkan juga hampir seluruh warga Riau. Perayaan tersebut salah satunya akan diisi dengan beramai-ramai bermain perang air.

Perayaan ini juga hampir mirip dengan perayaan di Songkran, Thailand—warga bersamaan berbasah-basahan pada saat Imlek. Perang air ini disebut dengan Ciancui yang menandakan awal tahun baru.

2. Lombok

Kota Lombok, meskipun tidak memiliki banyak etnis Tionghoa, memiliki Klenteng yang berusia cukup tua. Klenteng tua Po Hwa Kong yang berdiri pada tahun 1840 ini digunakan untuk berdoa saat perayaan Imlek

3. Depok

Beramai-ramai datang ke Vihara Gayatri adalah cara warga etnis Tionghoa di Depok dalam merayakan Imlek. Bukan sekadar untuk beribadah, melainkan juga merayakan dengan mandi bersama di sumur tujuh lubang. Alasannya adalah, sumur tujuh lubang dipercaya oleh masyarakat memiliki kekuatan yang akan mendatangkan jodoh, rezeki, dan menyembuhkan penyakit.

4. Jakarta

Kota Jakarta memiliki cara merayakan Imlek hampir sama dengan kota atau negara etnis Tionghoa lain. Warga Jakarta akan melakukah sembahyang saat Imlek di Vihara Dharma Bhakti yang berada di daerah kota. Saat imlek tiba, vihara yang satu ini dihias dengan meriah dan khas—serba merah dan berbau hio.

5. Palembang

Cap Go Meh yang berlangsung selama 15 hari adalah perayaan selepas tahun baru Tionghoa di Palembang. Cap Go Meh di Palembang yang terpusat pada Pulau Kemaro, di tengah Sungai Musi ini membuatnya berbeda dengan perayaan di daerah lainnya. Lantas, etnis Tionghoa akan mendatangi klenteng yang secara khusus dibangun di Pulau Kemaro tersebut.

6. Singkawang

Perayaan Imlek di Singkawang tergolong unik dan ngeri. Perayaan Imlek di salah satu kota Kalimantan Barat ini berbeda dengan kota-kota lainnya. perayaan Imlek di kota ini dimeriahkan dengan Pawai Tatung. Pawai Tatung diisi dengan penampilan atraksi sejenis debus sehingga para pemain akan kerasukan arwah leluhur. Kengerian pawai ini semakin mencekam dengan adanya atraksi tatung atau menancapkan benda tajam ke badan.

7. Semarang

Di Semarang, terdapat Pasar Semawis yang memiliki perayaan Imlek cukup meriah. Semawis adalah pasar malam yang menyuguhkan berbagai kuliner serta budaya etnis Tionghoa. Dengan demikian, Anda dapat merasakan suasana Imlek saat berkunjung ke pasar Semawis.

Itulah tujuh perayaan Tahun Baru Imlek berbagai daerah di Indonesia. Perayaan Imlek terbukti tidak sekadar dirayakan oleh etnis Tionghoa, melainkan juga hampir seluruh warga. Bukan untuk mengikuti aktivitas sembahyang, melainkan ikut menonton berbagai aktivitas yang terbilang meriah dan dapat disaksikan oleh umum. Selain ikut menonton, warga pun dapat ikut menikmati promo Imlek di berbagai pusat perbelanjaan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *